Plus Minus Perjalanan Mudik Malam Hari
BosMobil.com - Lebaran sebentar lagi. Sejumlah warga Jakarta mulai beranjak dari Ibukota untuk mudik ke kampung halaman dan merayakan Idul Fitri bersama keluarganya.Cuaca yang panas, debu, dan kepadatan kendaraan di jalan saat siang hari membuat banyak pemudik yang memilih perjalanan malam. Meski cuaca terkadang lebih bersahabat, tapi perjalanan malam hari bukan tanpa kekurangan.
Berikut plus minus jika Anda memilih perjalanan mudik malam hari:
1. Lebih santai
Matahari yang sudah tenggelam menjadikan cuaca saat malam hari lebih sejuk, karena itulah perjalanan malam hari banyak disukai pemudik karena terkadang lebih santai. Tapi hati-hati, karena perjalanan malam hari akan bersinggungan dengan rasa kantuk. Usahakan tidur yang cukup sebelum Anda memulai perjalanan malam hari, banyak minum air mineral, dan tidak makan terlalu kenyang. Jika rasa kantuk tetap menyerang, segeralah istirahat dengan menepikan kendaraan Anda di lokasi yang aman atau rest area.
2. Lalu lintas lebih lengang
Kondisi lalu lintas malam hari biasanya tidak seramai siang hari. Aktifitas pasar tumpah, pedagang asongan, atau angkutan kota (angkot) yang jadi sumber kemacetan saat siang hari biasanya tidak ada di malam hari. Lalu lintas yang lebih lenggang ini membuat Anda bisa lebih cepat sampai ke tujuan. Namun hati-hati dengan bus antar kota yang kerap keluar malam. Bus yang biasa disebut bus malam ini tak jarang mengemudikan dengan ugal-ugalan karena ketika malam hari pengawasan dari pihak kepolisian ikut berkurang. Jangan terpancing untuk memacu kendaraan Anda lebih kencang meski jalanan kosong. Tetap utamakan keselamatan.
3. Pastikan kuasai medan
Perjalanan luar kota berbeda dengan dalam kota. Anda tidak pernah tahu bagaimana kondisi terakhir kota-kota yang Anda lalui. Karena itu sebaiknya Anda menguasai medan jalur mudik yang akan Anda lewati. Perjalanan malam terkadang minim penerangan, penguasaan medan ini diperlukan untuk memastikan Anda tidak tersesat atau mengalami gangguan karena salah jalan. Dengan penguasan medan yang baik, Anda juga mengetahui dimana letak wilayah yang padat penduduknya dan mana yang kosong, sehingga Anda bisa lebih berhati-hati.
4. Pastikan mobil dalam keadaan sangat prima
Perjalanan malam hari lebih berat dari siang hri, karenanya Anda membutuhkan kendaraan yang benar-benar prima. Periksa dengan sekesama kondisi mesin, ban, rem, lampu-lampu, AC, karet wiper, hingga klakson. Jika ada sedikit masalah, segera perbaiki sebelum Anda berangkat, hal ini untuk menghindari Anda kesulitan mencari bengkel. Sebab pada umumnya bengkel tutup saat malam hari. Siapkan juga nomor-nomor telepon penting, seperti kepolisian setempat, layanan 24 Jam bengkel resmi kendaraan Anda, mobil Ambulance, hingga nomor kerabat atau keluarga Anda yang bisa dihubungi kapan saja jika Anda mengalami musibah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar